JAMBORE KADER REMAJA KABUPATEN TTS DIGELAR: DOBRAK PANDANGAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI

Kegiatan Jambore Kader Remaja Kabupaten TTS bagian dari Program Sahabat Remaja Sehat, diinisiasi oleh CIS Timor bersama Yayasan IPAS Indonesia resmi dibuka di GMIT Elim Panite, Desa Bena, Amanuban Selatan, Kabupaten TTS (28/5/2026). Bekerja sama dengan Sinode GMIT, kegiatan jambore berlangsung dua hari ini melibatkan peserta remaja usia 15-24 tahun bersama pendamping remaja dari gereja-gereja yang ada di wilayah Klasis Amanatun Selatan dan Klasis Amanuban Selatan.


Pembukaan ini juga dihadiri jajaran pemerintah Kabupaten TTS seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pendidikan, dan DISPORA. Turut hadir juga Ketua Klasis beserta jajarannya, perwakilan dari Puskesmas Panite dan Puskesmas Oinlasi serta Kepala Desa Linamnutu. Kegiatan jambore ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang hak-hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) sehingga remaja di kedua kecamatan tersebut menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan positif di masyarakat.


Peresmian kegiatan ini diawali dengan serangkaian sambutan. Direktur CIS Timor, Haris Oematan mengatakan dengan adanya kegiatan informal seperti jambore ini dapat mendorong remaja untuk “sadar akan hak kesehatan reproduksi dan seksual remaja”. Beliau juga berharap melalui kegiatan ini, remaja bisa mengenal berbagai aktor baik di tingkat gereja maupun pemerintahan.


Direktur Eksekutif Yayasan IPAS Indonesia, dr. Marcia Soumokil, M.P.H dalam sambutannya melalui video yang diputarkan menyambut seluruh kedatangan peserta jambore. Sambutan tersebut diakhir dengan harapan bahwa kegiatan ini dapat memperkuat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi.
Sedangkan Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th. dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan dengan resmi berharap dari kegiatan ini dapat menolong gereja untuk “memiliki pandangan baru sehingga dapat membantu anak-anak remaja klasis untuk mengubah pandangan terhadap kesehatan reproduksi.”


Dalam acara puncak kegiatan ini juga diisi dengan Talkshow dengan tema “Remaja Sehat, Berdaya, dan Menjadi Agen Perubahan” dengan narasumber dari unsur perwakilan remaja di wilayah intervensi program, Duta GenRe Kabupaten TTS, Aktifis Kespro dari Tenggara Youth Community dan remaja berprestasi dari DISPORA. Selain talkshow, ada juga Sosialisasi tentang materi KBGS oleh Kabid P2A dari DP3A. Adapun isu seperti kekerasan seksual, kesehatan reproduksi, mencari pergaulan sehat, dan menggali potensi yang ada di dalam remaja dibahas dalam talkshow dan sosialisasi ini.
Pada hari terakhir kegiatan jambore, peserta remaja mendapat sosialisasi dari petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Panite tentang Kespro, penting dan manfaat tablet tambah darah bagi remaja putri serta manfaat vaksin tetanus toksoid bagi wanita usia subur. Usai diberikan sosialisasi, semua remaja perempuan maupun laki-laki mendapat pelayanan pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi ukur tinggi badan, berat badan, lingkar perut dan tensi darah, serta pemeriksaan malaria. Khusus untuk remaja putri diberikan vaksin tetanus toksoid, tablet tambah darah, vitamin, pembalut dan pantyliner. Sedangkan khusus remaja laki-laki mendapatkan vitamin.


Mengakhiri segala rangkaian kegiatan jambore, remaja dan pendamping mengikuti berbagai macam lomba seperti mengenal organ reproduksi, mitos atau fakta, membangun menara harapan, cerdas cermat dan pesan berantai dengan meraih hadiah-hadiah menarik.


Melalui kegiatan ini, para kader remaja di Klasis Amanuban Selatan dan Amanatun Selatan diharapkan sebagai pelopor hidup sehat sekaligus penggerak aktif yang membawa dampak positif di lingkungan mereka masing-masing.

Penulis: Hector Abdullah

Editor : Sara Lesita Oematan, S.K.M

Share your love
Avatar photo
Alain Oematan
Articles: 39