1 CIS TIMOR “Jadi Inspirasi untuk Perubahan” Jadi Relawan, Jadi Inspirasi

CIS Timor
Jl.KB.Lestari No.11, Kota Baru, Walikota, Kupang
Nusa Tenggara Timur
Tel/Fax. 0380-833210
e mail : cistimor@gmail.com

Edisi I Edisi LXXIV Rekonsiliasi di Timor Timur
Edisi II 2
Edisi III 3
Edisi IV   4
Edisi V 5
Edisi VI TNI dan Pengungsi "HABIS MANIS SEPAH DIBUANG" 6
Edisi VII Rekonsiliasi Hati 7
Edisi VIII 8
Edisi IX Resetlement (Pemukiman Kembali) "Antara ada dan Tiada" 9
Edisi X Kamp Noelbaki, Riwayatmu Kini..!! 10
Edisi XI   11
Edisi XII 20 Mei, Apakah Tanggal Itu Berarti...?? 12
Edisi XIII LSM di Kamp Pengungsi "Beri Ikan atau Pancing" 13
Edisi XIV Resettlement "Sampai Dimana Ceritanya...??? 14
Edisi XV Semangat Belajar "Dian yang Tak Kunjung Padam" 15
Edisi XVI Kebunku Nafas Hidupku 16
Edisi XVII Suara HAti sang "Labarik" 17
Edisi XVIII HUT RI dan Nasib Pengungsi "Merah Putih di Sudut Kamp Pengungsi" 18
Edisi XIX Pemerintah RTDL "Perahu Kecil di Tengah Badai" 19
Edisi XX 31 Agustus, Biti Bot dan Orang Lokal yang Resah 20
Edisi XXI Ketika Kita HArus Memilih. . .! ! 20
Edisi XXII Relokasi Rekonsiliasi 20
Edisi XXIII Bagaiman Dengan yang Tinggal? 20
Edisi XXIV Ketika Orang Tuapukan Menuntut Ganti Rugi 20
Edisi XXV Mencari Kambing Hitam di Hutan Wemer 20
Edisi XXVI Repatriasi : Kenapa Dibuka Lagi? 20
Edisi XXVII Kabar dari Lolukalay 20
Edisi XXVIII Registrasi Lagi 20
Edisi XXIX Didalam Data, Diluar Bongkar 20
Edisi XXX Relokasi, Sampai dimana Ceritanya? 20
Edisi XXXI Uang Jepang, Dinkes dan Kimpraswil 20
Edisi XXXII Mari Ciptakan Kedamaian 20
Edisi XXXIII Relokasi dan Pelaksanaannya 20
Edisi XXXIV Pemilu di Kamp..?? 20
Edisi XXXV Titipan Harapan dari Derok Aitos 20
Edisi XXXVI Bagaimana Setelah Lahan Didapat??? 20
Edisi XXXVII Lahan Bagi Masa Depan Keluarga 20
Edisi XXXVIII Berusaha ditengah Keterbatasan 20
Edisi XXXIX Pemukiman Lokal, Apa Kabarmu...? 20
Edisi XL Pemukiman Mandiri, Apa Sikap Kita? 20
Edisi XLI BBR Datang Lagi....!!! 20
Edisi XLII Kabar dari Pulau Sumba 20
Edisi XLIII Mereka yang Terlupakan 20
Edisi XLIV Kami Butuh Pemukiman 20
Edisi XLV Buah dari Ketekunan 20
Edisi XLVI Bukti Sebuah Kemandirian 20
Edisi XLVII Apa Dukungan Kita Bagi Mereka 20
Edisi XLVIII 20
Edisi XLIX Negosiasi Lahan 20
Edisi L 20
Edisi LI 20
Edisi LII 20
Edisi LIII 20
Edisi LIV 20
Edisi LV 20
Edisi LVI 20
Edisi LVII 20
Edisi LVIII   20
Edisi LIX   20
Edisi LX   20
Edisi LXI   20
Edisi LXII   20
Edisi LXIII   20
Edisi LXIV   20
Edisi LXV   20
Edisi LXVI   20
Edisi LXVII   20
Edisi LXVIII   20
Edisi LXIX   20
Edisi LXX   20
Edisi LXXI   20
Edisi LXXII   20
Edisi LXXIII   20
Edisi LXXIV   20
Edisi LXXV   20
Edisi LXXVI   20
Edisi LXXVII   20
Edisi LXXVIII   20
Edisi LXXIX   20
Edisi LXXX   20
Edisi LXXXI   20
Edisi LXXXII   20
Edisi LXXXIII   20
Edisi LXXXIV   20
Edisi LXXXV   20
Edisi LXXXVI   20
Edisi LXXXVII   20
Edisi LXXXVIII   20
Edisi LXXIX   20
Edisi XC   20
Edisi XCI   20
Edisi XCII   20
Edisi XCIII   20
Edisi XCIV   20
Edisi XCV   20
Edisi XCVI   20
Edisi XCVII   20
Edisi XCVIII   20
Edisi XCIX   20
Edisi C   20
. : : H i s t o r i a : : .

Sejarah pembentukan CIS tak lepas dari situasi kemanusiaan awal september 1999, paska jajak pendapat Timor-Timur. Dimana kurang lebih 288.000 keluarga pengungsi eksodus dari Timor Timur ke wilayah Timor Barat untuk menyelamatkan diri dan mencari tempat aman setelah terjadi banyak pembunuhan, pembakaran dan penjarahan di Timor Timur. Para pengungsi yang datang ke Timor Barat berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan mereka tidak saja lapar, tak punyak pakaian dan rumah yang layak tetapi juga berada dalam suasana ketakutan dan trauma. Banyak diantara mereka - terutama perempuan dan anak-anak - kehilangan anggota keluarga mereka serta mengalami intimidasi/kekerasan bahkan perkosaan selama chaos pasca jajak pendapat dan selama perjalanan mereka dari di Timor -Timur ke Timor Barat.

Situasi Kemanusiaan ini, mendorong sejumlah pemuda dan mahasiswa Kristen yang tergabung dalam GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) dan GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) cabang Kupang. Dan dengan dukungan Biro Pemuda PGI dan CD Bethesda Yogyakarta serta sejumlah Senior/rita GAMKI dan GMKI di Kupang untuk bergerak cepat dan mengulurkan solidaritas serta bentuk konkrit pelayanan kemanusiaan mereka dengan mengorganisir diri dalam kelompok yang terus dinamakan CIS (Center for IDP's Service) GAMKI-GMKI NTT pada 9 september 1999, segera setelah eksodus besar-besaran pengungsi ke Timor Barat. Bergabung pada saat itu, 35 relawan yang berasal dari dua lembaga pendiri yakni GAMKI dan GMKI. Workshop for Volunteers yang dilakukan atas dukungan CD Bethesda Yogyakarta dan relawan dari TRUK Jakarta, menandai aktifitas relawan CIS sebagai Community Organizer untuk krisis pengungsi di Timor Barat.

 

---------------------------

 

 

. : : M e t a m o r p o s a : : .

Dengan berjalannya waktu, demi melanjutkan komitmen bagi kemanusiaan; akhirnya kelompok ini mendapatan status legal pada Oktober 2004 dan merubah bentuk organisasi menjadi Perkumpulan Relawan CIS Timor, atau biasa disapa CIS Timor. Sampai saat ini CIS Timor bekerja dengan 48 orang relawan dan ratusan partisipan. Fokus kerja berada pada daratan Timor dan

sekitarnya (Kabupaten Kupang dan Belu).

 

:: Struktur CIS Timor ::

1. Koordinator Umum : Winston Rondo, S.Pt

2. Wakil Koordinator : Harrys Ch. Oematan, ST

3. Media & Networking : Olyvianus Dadilado, S.Pi

4. Finance : Iwan Rona, SH

5. Admin dan Dokumen : Zarniel Woleka, SH

6. Divisi Advokasi & Ap :

7. Divisi Disaster Management :

8. Divisi Community Development :

9. Divisi Gender & Capacity Building : Mery Djami, S.Th

10. Divisi Fundrasing : Roswitha Djaro

 

:: Kantor Kupang ::

1. Winston Rondo, S.Pt "Om Winston"

2. Harrys Ch. Oematan, ST "Harrys"

3. Olyvianus Dadilado, S.Pi "Olkes"

4. Iwan Rona, SH "Iwan"

5. Zarniel Woleka, SH "Om Zar"

6. Roswitha Djaro "Ma Ros"

7. Vecky Muni "Veky"

 

---------------------------

 

 

. : : Circle Of Imagine Society (CIS) 2020 : : .

Mantra : “Jadi Inspirasi untuk Perubahan”

VISI : “Lingkar Relawan Inspirasi untuk Timor Impian”

Identitas Relawan: JADI RELAWAN, JADI INSPIRASI

 

 

Inilah sebuah mimpi yang memanggil CIS untuk menjadi;

Simpul Relawan Inspirasional (SERASI) merupakan kumpulan pribadi-pribadi yang saling mengikat diri, membentuk simpul dan   jalinan dalam ikatan kerelawanan yang mewujud untuk terus menginspirasi dunia yang lebih baik dari pojok Pulau Timor.

SIMPUL merupakan ikatan yang bermakna sebagai wadah, media yang mengikat, mengaitkan, menjalin, membentuk, mengisi, mengokohkan dan memberi roh/spirit.

RELAWAN adalah identitas asali yang merupakan panggilan historis dan theologies  CIS, serta diyakini  sebagai panggilan Ilahi dalam suara jiwa untuk menjadi (being) individu sejati yang bermakna bagi dunia sekitarnya.

 

Mazmur 51 : 14b…”dan lengkapilah aku dengan roh yang rela…

INSPIRASI merupakan ilham atau petunjuk dari Tuhan, pikiran atau gagasan yang timbul dari hati dan sebuah gerakan untuk mencipta (doing).  Inspirasi merupakan dorongan kuat untuk mencipta sesuatu, yang keluar dari tindakan membuka hati. Lahir dari gagasan dan ide kreatif, bertindak dari hati dan mempengaruhi untuk segala kebaikan semesta. Dalam inspirasi, relawan dapat memperbaharui pikiran, bertindak dengan baik , jernih dalam cara pandang serta berbuah dari pencerahan Ilahi.

 

Sebuah Realitas Masa Lalu;

10 tahun yang lalu CIS sama seperti organisasi rapuh pada umumnya; anggotanya bekerja kecapekan hanya untuk melewati waktu-waktu rutin deadline yang membosankan tanpa Visi.

Di waktu itu dan sebelumnya sejumlah anggota militannya pergi karena pilihan kerja, desakan ekonomi keluarga dan tinggal sedikit yang tersisa dengan beban perasaan dan sedikit energi  untuk memajukan CIS.

CIS mengalami berbagai jepitan keuangan  untuk membayar relawan tanpa kontrak, mendanai kegiatan gerejawi dan aktifitas social yang digumulinya.

Membayar internet saja butuh donatur. Semua relawan punya email, FB, beberapa punya twiter, tagged dan jaringan social via internet lain tapi www.cistimor.org sering lama tidak diup-date padahal aktivitasnya masih jalan, kasihan juga  para pengunjungnya.

Belum lagi resah dengan biaya rumah kontrakkan, walau tanpa drainase sehat dan air bersih yang mengalir aman. Ketika malam datang para relawan yang berjaga di posko berjuang mencari tempat nyaman untuk dapat membaringkan tubuh; di atas dan dibawah meja hibah,  di ruang sempit depan lemari media, di atas bangku, box biru dan di atas meja rapat putih.  area ‘kebun binatang’,  kamar CIS yang isinya nyamuk dan kecoak, hamparan kawat kasur  bronjong beralaskan karpet berdebu selalu sesak dan jarang terlihat longgar.

Paginya beberapa anggota relawan datang dan bingung tanpa tujuan mau melakukan apa, kalaupun melakukan sesuatu tetap saja bingung apa tujuannya.

Bilik-bilik kerja CIS sangat berdebu dan penuh laba-laba, dipenuhi oleh computer berdebu yang berdesakan, sebagian sering hang tak karuan, untung ada jagoan berhati baik yang sigap memperbaikinya kapan saja. Sejauh mata memandang dalam ruangan kerja hanyalah ruang sempit penuh barang bertumpuk serupa gudang. Namun untunglah tak pernah sepi. Tawa, musik, teriakan gol dari striker Play Station  dan  bantingan kartu truf  selalu manis terdengar dari pojok posko.

CIS mengalami masalah dihampir setiap lini ; manajemen ala kadar yang jatuh bangun, fungsi struktur yang membingungkan, relawan yang pasif dan sitem keuangan yang tambal sulam dimana-mana.

Sebelum CIS sampai pada waktu 10 tahun lalu, beberapa orang mencoba bermimpi namun hanya sedikit tenaga untuk menariknya datang. Hingga menjelang ultah CIS yang ke 11, semua orangpun bermimpi dan semua bersama menariknya datang dan inilah CIS yang berubah. CIS sekarang adalah sebuah organisasi yang inspiratif dengan visinya yang besar yakni :

 

MENJADI LINGKAR RELAWAN INSPIRASI UNTUK

TIMOR IMPIAN PADA TAHUN 2020

 

CIS kini telah mendunia. Inspirasi pelayanan dan kreatifitasnya sedang dan terus dibicarakan di mana-mana; di tingkat pemerintah local, nasional maupun internasional dan di semua tingkat organisasi rakyat di negeri ini dan negeri tetangga. CIS terus menjadi organisasi yang paling berpengaruh di pulau TIMOR, menjangkau dan bekerjasama hingga pelosok Timor leste  untuk mewujudkan ’The Timor Dream’  sebuah mimpi perubahan sosial ekonomi dan kesejahteraan bagi Pulau Timor dan segenap anak negrinya.  

Hingga kini CIS telah memiliki jejaring  relawan yang tersebar di seluruh dunia dan tetap menginspirasi perubahan bagi dunia supaya lebih peduli pada pemulihan kemanusiaan. Sejumlah organisasi Volunteers sering mengirimkan  beberapa stafnya untuk belajar di CIS, tidak terhitung organisisasi local yang ada di Timor dan di Indonesia, yang bersemangat belajar di CIS. Relawan CIS menjadi pembicara kunci dan fasilitator dalam pergaulan kemanusiaan international.

CIS benar-benar telah menjadi simpul relawan inspirasi dunia.

Sekarang CIS MANDIRI MANAGEMEN. memiliki manajemen yang terarah, berintegritas utuh, jernih dan terpercaya. Semua orang bekerja dengan tujuan dan penuh semangat. Komponen struktur CIS sangat kuat untuk menularkan inspirasi dengan antusiasme pelayanan baru. Segala aturan dan dokumen CIS seperti Perencanaan strategis tahunan, SOP, AD/ART, dokumen sejarah, kode etik relawan, standar monitoring program dan audit keuangan serta pelaporan-pelaporan disusun mengikuti standart kesepahaman budaya kerja ala CIS yang bersifat International dengan sentuhan komputerisasi canggih dan hingga kini dapat diterima oleh organisasi di manapun.
 
CIS menjadi PUSAT DATA, PENELITIAN SOSIAL dan ADVOKASY tentang segala peristiwa penting yang terjadi di Timor dan NTT sejak tahun 1999 ketika tapak reformasi Indonesia dimulai. Semua data social, mulai dari Exodus Tim-Tim, konflik dan rekonsiliasi, kemiskinan dan bencana alam terdokumentasi rapi dengan system teknologi canggih dan berpeluang diakses dengan mudah oleh yang berkepentingan. CIS memiliki Unit Riset dan Advokasy yang sangat terkenal progressivitasnya dengan hasil-hasil riset yang berpengaruh bagi kebijakan pembangunan masyarakat NTT dan menjadi inspirasi bagi sector pembangunan Indonesia yang bersih dan tepat sasaran. Semua peneliti di Timor merasa perlu menjadi bagian dalam karya riset bersama CIS. 

MANDIRI DANA. CIS memiliki kemampuan untuk mendanai operational kelembagaan dan program secara mandiri dan tidak lagi bergantung dari para donatur. Lihat saja Cis Timor telah berprogram dimasyarakat dengan dana mandiri yang didukung dari unit-unit usaha ekonomi produktif dan koperasi relawan. Kesejahteraan relawan termasuk pesangon, asuransi dan tunjangan hari tua telah tersistim, dan tersedianya dana penyangga krisis yang tersimpan di rekening dana abadi. Banyak orang yang memiliki harta berlimpah maupun pas-pasan di dalam negeri dan luar negeri memberi dana dari penghasilannya untuk kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan oleh relawan CIS.

 

MANDIRI FASILITAS. Saat ini posko CIS Timor yang elok dan lengkap telah berdiri di atas tanah seluas 2 hektar  yang telah bersertifikat atas nama CIS Timor. Menjadi Tempat  nyaman dengan desain fasilitas penunjang yang memadai dan berkualitas, tempat yang dibangun atas komitmen dan upaya relawan untuk berbagi kisah-kisah sukses serta pengalaman-pengalaman  inspirasi yang luar biasa. Tempat dimana semua langkah dan strategy membangun dunia yang lebih baik dirumuskan dan dibagi keseluruh dunia.

Di atas sertifikat tanah mandiri ini tergambar symbol senyum manis yang berarti senyum Timor untuk dunia. Halaman CIS menyediakan taman belajar Agribisnis, bengkel motor plus cuci motor, kolam ikan uji kesabaran, taman kecil hijau penuh bunga dan tempat bermain anak yang segar. Ruang kelas belajar CIS penuh udara segar. Nyaman untuk pelatihan dengan tempat penginapan yang apik dan bersih. Semua kami yang beraktifitas di dalamnya selalu merindukan pagi untuk bekerja. Keluarga kamipun memfavoritkan halaman CIS untuk acara – acara ultah atau syukuran sederhana. 

 

RELAWAN INSPIRASI. Semua orang yang menjadi bagian CIS merasa bangga dan positif memiliki CIS di hati dan hidupnya. Dalam 10 tahun ini relawan profesional CIS telah melatih lebih dari 2000 orang relawan yang benar-benar baru, yang  tersebar di seantero pulau Timor. CIS telah membuat orang-orang ini merasa berarti bagi dunia dari Timor dengan apa yang mereka lakukan untuk manusia dan alam. Mereka adalah kader posyandu, majelis gereja, pendeta, pemuda desa dan kelurahan, aktifis partai politik, staf PNS, Kepala Dinas, anggota DPR, kepala desa, petani, pedagang, ibu Rumah Tangga, mantan napi, mantan pengungsi, aktivis LSM, guru, tukang ojek, pekerja bengkel, sopir, pembantu rumah tangga, TKW/TKI, wartawan, penjual bensin, pemilik toko dan masih banyak lagi.

Relawan CIS  menjadi inpirasi bagi orang sekitarnya lewat kehadiran, fasilitasi dan karya-karya nyata yang menghidupkan. Tak ragu, semua orang bersuara dengan lantang dan bangga bahwa saya adalah Relawan CIS Timor yang mampu merubah dunia karena saya terlatih, kreatif dan punya komitmen serta skill yang kuat untuk lakukan perubahan. Identitas Relawan CIS benar-benar terwujud yakni: Jadi Relawan, Jadi inspirasi.

CIS selalu mendapatkan cinta dan doa dari komunitas dan semua orang yang pernah bersentuhan dengan CIS dalam pelayanan kemanusiaan.

 

Dan hari ini, dengan bangga dan kagum CIS bilang :

"nothing impossible with GOD, nothing!"

 

---------------------------

 

 

. : : Jejak Langkah : : .

September 1999 - April 2000 : Respon Tanggap-Darurat Bagi Pengungsi Timor-Timur Di Timor Barat;

Distribusi Bantuan Tenda dan perlengkapan tidur dan dapur, Pendampingan/advokasi bagi perempuan dan anak-anak korban kekerasan dalam kamp (bersama tim medis CD RS Bethesda), PMT (pemberian makanan tambahan), bagi anak-anak yang kekurangan gizi, Pelatihan kader kesehatan dan PMT, Pelatihan Mental Health bagi kader dari pengungsi, Higyene promotion, membuka taman bermain sekaligus sebagai trauma konseling bagi anak-anak pengungsi di kamp,

Donor : GMIT, CWS, CD Bethesda Yogyakarta

***

 

Mei - Agustus 2000 :Respon Tanggap-Darurat Bagi Korban Bencana Banjir Dan Tanah Longsor Di Dua Kabupaten, TTS (14 Kecamatan) Dan Belu

 

Distribusi bantuan pangan (200 ton beras dan 25 ton jagung), 1000 paket peralatan masak (kompor, termos, minyak tanah, panci, ember plastik), terpal serta pakaian layak pakai, selimut, air minum, pelayanan kesehatan bagi warga korban bencana.

 

Donor : FKPB (sekarang PMPB), CWS, UNHCR, P3P-ADB, GMIT, YSP Yogya

***

 

February - April 2001 : Penguatan Kapasitas Internal, Seri Pelatihan Untuk Penguatan Kapasitas Pendamping Pengungsi Komnas Perempuan Jakarta.

 

Mei - Juli 2001 : Program Diseminasi Informasi Bagi Pengungsi Dan Pemantauan Registrasi Pengungsi Juni 2001

 

Penerbitan newsletter "Lorosae Lian", Fokus Group Diskusi dengan Masyarakat, Memantau registrasi dan mengirimkan hasilnya ke PBB.

 

Donor : USAID/OTI Jakarta.

***

 

Agustus - Oktober 2001:Pelatihan Life Skill Bagi Pengungsi Yang Akan Keluar Dari Kamp

 

Pelatihan menjahit, Pelatihan kerajininan ukiran (pahatan)

 

Donor : CWS

***

 

November - Desember 2001: Pembuatan Film Dokumenter Tentang Pengungsi Dan Dan Daerah Asalnya Untuk Kepentingan Rekonsiliasi Dan Repatriasi (Kembali Ke Timor Leste)

 

Kunjungan dan pengambilan Gambar di kamp Timor Barat dan 12 distrik di Timor Leste, distribusi dan pemutaran film di kamp

 

Donor : IOM

***

 

Januari 2002 - Oktober 2002: Kampanye Repatriasi Dan Rekonsiliasi Melalui Media Dan Advokasy Terfokus Berbasis Kamp

 

Pemasangan PSA surat kabar (Pos Kupang dan NTT Ekspres) dan spot promo Radio, reguler on air Dialog Radio Interaktif dengan tema-tema khusus yang berlangsung setiap minggu bekerjasama dengan RRI Kupang, pendampingan informasi mendukung repatriasi, dengan menerbitkan News Letter dua mingguan "Lorosae Lian" sebanyak 2000 copy per edisi dan didistribusi di 3 kamp besar daerah Kupang, FGD dengan Komunitas, Kunjungan ke Timor Leste, Memfasilitasi kunjungan tokoh pemerintah dan masyarakat dari Timor Leste serta pertemuan antara komunitas untuk rekonsiliasi.

 

Donor : USAID/OTI Jakarta.

***

 

Desember 2002 : Survey Kelayakan Lokasi Settlement Pemerintah Di NTT

Pendataan dan kunjungan ke lokasi-lokasi dan calon lokasi ressetlement, Study kelayakan terhadap akses terhadap kebutuhan dasar di setiap lokasi

 

Donor : Oxfam GB

***

 

Januari - Juni 2003 : Diseminasi Informasi Tentang Komisi Penerimaan, Kebenaran Dan Rekonsiliasi (KPKR / CAVR) Timor Leste Dan Pengambilan Pernyataan Di Timor Barat (Kabupaten Kupang, TTS, TTU Dan Belu)

Diskusi Fokus Group dengan pengungsi di kamp, Dialog Radio Interaktif, Penerbitan dan distribusi pamflet CAVR, Memfasilitasi pertemuan pengungsi dengan Komisaris CAVR, Pengambilan Pernyataan

 

Donor: CAVR, CRS Yayasan PIKUL

***

 

September 2003 - Juni 2004 : Kampanye Peace Building Bagi Komunitas Baru (Pengungsi Dan Masyarakat Lokal) Di Kecamatan Kupang Timur

 

Peace School bagi anak pengungsi dan masyarakat lokal, Pendampingan komunitas, Penerbitan dan distribusi pamflet, Memfasilitasi pembentukan komite hidup bersama antara masyarakat lokal dan pengungsi, Mendirikan dan Mengelola Radio Komunitas Lontar FM

 

Donor : Yayasan PIKUL

***

 

Oktober 2004 - Juni 2005 : Pendampingan Untuk Pengelolaan Dana Kompensasi Pengembangan Wilayah Dan Pengembangan Masyarakat Di Kabupaten Kupang, TTU Dan Belu

 

Memfasilitasi Pembentukan Panitia Masyarakat dan Memfasilitasi Pelatihan Managemen pengelolaan dana Kompensasi, Memfasilitasi Pelatihan pembuatan proposal, Perencanaan dan Pembuatan Proposal bersama masyarakat

 

Donor : UNDP

***

 

Januari 2003 Sampai 2006 : Diseminasi Informasi Dan Mendorong Pencapaian Solusi Layak Bagipenyelesaian Masalah Pengungsi Di Kabupaten Kupang Dan Belu

 

Penerbitan dan distribusi Buletin pengungsi "Lorosae Lian", Dialog Radio Interaktif, Diskusi Fokus Group dan Pendampingan Komunitas Kamp lewat kunjungan intensif dan live-in di kamp pengungsi di Kupang dan Atambua, Negosiasi lahan dan Pemindahan masayarakat untuk relokasi mandiri, Survey dan pemindahan masyarakat untuk relokasi pemerintah, Pendampingan untuk calon peserta repatriasi dan relokasi, Advokasi kebijakan pemerintah terkait penyelesaian masalah pengungsi, Pendampingan kasus khusus (malnutirisi, konflik, KDRT), Kampanye Kesehatan dan pelatihan Kader Kesehatan dan Komite Air, Pengembangan Ketahanan Pangan masyarakat dan pelatihan kader pertanian dan peternakan, perekrutan dan pelatihan bagi relawan informasi komunitas.

Donor : ECHO, Oxfam GB (2003 - 2004) dan Oxfam GB - ATUP EU (2005 - 2006)

***

 

Januari - Maret 2007 : Sosialiasi dan Pengambilan Statement ( Statement Talking ) Kerja Sama Komisi Kebenaran dan persahabatan ( KKP) Indonesia - Timor Leste dan Perkumpulan Relawan CIS Timor di Kabupaten Belu .

***

 

14 Februari 2007 - 30 Juli 2008 : Program Mendukung Kesempatan dan Kapasitas Pengungsi di Timor Barat dan Masyarakat Lokal, untuk Mencapai Solusi Layak di kabupaten Belu Propinsi NTT - Indonesia.